Butuh Bantuan? Customer service Distributor Hijab Alila siap melayani dan membantu Anda.
INFO : Alila Fair Online sedang berlangsung, yuuk segera hubungi kami dear :) Diskon up to 30% INFO : Alila Fair Offline sedang berlangsung, yuuk segera kunjungi kami dear :) Diskon up to 70%
Beranda » Artikel Terbaru » Shalahuddin Al Ayyubi panglima hebat nan shalih pembebas Baitul Maqdis

Shalahuddin Al Ayyubi panglima hebat nan shalih pembebas Baitul Maqdis

Diposting pada 30 Agustus 2021 oleh Distributor Hijab Alila | Dilihat: 12 kali

Setelah Umar bin Khattab membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha, lagi-lagi, kondisinya kembali jatuh di penghujung tahun 900-an, yang saat itu sedang dipimpin oleh penguasa Fatimiyah (bukan muslim) yang melakukan perusakan terhadap Masjidil Aqsha. Sebelumnya Masjdiil Aqsha adalah pusat penyebaran dan pengembangan ilmu; mulai dari bahasa Arab sampai hukum dan aqidah tapi saat Syiah Fatimiyah berkuasa semua itu dihentikan dan diganti dengan lambang-lambang Syiah.

 

Puncaknya adalah di tahun 996 di masa kepemimpinan Al-Hakim, dia bukan saja menindas kaum muslim tapi juga mengaku sebagai tuhan dan memerintahkan agar namanya menggantikan nama Allah pada khutbah Jumat. Tahun 1021, Baitul Maqdis bukan lagi pusat keilmuan Islam

Pada tahun 1073, Baitul Maqdis kembali ke tangan kaum muslim yang direbut oleh orang-orang Turki Seljuk, mereka adalah muslim Sunni dari Asia Tengah
Tapi, lagi dan lagi. Geliat bangkitnya kehidupan ilmu di Masjidil Aqsha tidak bertahan lama sebab datangnya Pasukan Salib. Perang inilah yang kita kenal sebagai Perang Salib (sebab pasukan Kristen-Eropa menggunakan lambang salib di pundak dan panji-panji mereka). Perang ini bukan hanya sekali terjadi, melainkan berkali-kali dalam 200tahun bahkan masih terus berlangsung hingga tahun 1400an

Di tahun 1095, kaisar Romawi meminta bantuan pada Paus Urbanus II di Roma, hal ini yang membuat Baitul Maqdis kembali jatuh ke tangan para penjajah. Juli 1099, tentara Salib masuk ke kawasan Baitul Maqdis. Kaum muslimin mencoba berlindung di Masjidil Aqsha tapi pasukan Salib masuk ke dalamnya dan membantai semua orang yang ada di dalamnya. Inilah peristiwa yang paling mengerikan, satu dari mereka menyatakan betapa indahnya pemandangan para tentara Salib “berkubang darah sampai ke lutut” di dalam Masjidil Aqsha.

Setelahnya mereka mengubah Masjidil Aqsha menjadi kediaman penguasa pertama Kerajaan Islamicjerusalem, Godfrey. Semua kaligrafi ditutupi, sajadah-sajadah disingkirkan, dan mihrab-mihrab ditembok dengan bata. Kubah As-Sakhrah mereka ubah menjadi gereja dan mereka beri nama Temple of the Lord (Kuil Tuhan), mereka menutup semua tanda bangunan yang dikenal sebagai Masjidil Aqsha dengan marmer dan dijadikan altar⁣

 

Tahun 1180, Sultan Shalahuddin Al Ayyubi, seorang dari kalangan ‘ajam (non-Arab), seorang yang tak diragukan ketaqwaannya. Taqwa adalah perisai sekaligus tameng untuk setiap keadaan. Semua itu tampak pada kesungguhan Shalahuddin untuk menanamkan aqidah yang kuat di dalam dirinya. Tak hanya bagi dia, juga bagi anak-anak keturunannya. Saat itu beliau menjabat sebagai khalifah dan berhasil menyatukan penduduk Mesir, Syam, Irak, Yaman, Hijaz dan Maroko dalam satu komando besar. Dan dibawah kepemimpinannya lah pasukan muslim bersatu mengalahkan pasukan Salib, membebaskan Baitul Maqdis dari cengkraman kaum Salib pada tahun 1187⁣

 

Sultan Shalahuddin kemudian bersumpah akan membersihkan kembali Masjidil Aqsha dalam 1 pekan sesudah pembebasannya demi mempersiapkannya untuk sholat Jumat. Sama seperti Amirul Mu’minin, khalifah Umar bin Khattab 550 tahun sebelumnya. Shalahuddin beserta para Mujahidin membersihkan kawasan Masjidil Aqsha dengan tangan mereka sendiri, sisa bangunan Kristen dibongkar, kamar-kamar mandi dan perabotan yang ditinggalkan tentara Salib dikeluarkan dari Masjid Al-Qibly yang kemudian dibersihkan dengan air mawar dengan tangannya sendiri⁣

 

Sebelumnya, sosok Shalahuddin yang bukan bangsa Arab-pun bisa membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha sebab iman rasa kecintaannya terhadap “kampung halaman” para nabi⁣⁣

 

Akankah kita, seorang ‘ajam, juga bisa mengikuti jejaknya untuk membebaskan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha juga?

Bagikan informasi tentang Shalahuddin Al Ayyubi panglima hebat nan shalih pembebas Baitul Maqdis kepada teman atau kerabat Anda.

Shalahuddin Al Ayyubi panglima hebat nan shalih pembebas Baitul Maqdis | Distributor Hijab Alila

Belum ada komentar untuk Shalahuddin Al Ayyubi panglima hebat nan shalih pembebas Baitul Maqdis

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

Paling Laris
Gamis Hari Ice Green

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 235.000
Tersedia / Gamis Hari Ice Green
Rp 235.000
Stok: Tersedia
Kode: Gamis Hari Ice Green
Paling Laris
Gamis Set Akad Sakinah Broken White

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 610.000
Tersedia / Gamis Set Akad Sakinah Broken White
Rp 610.000
Stok: Tersedia
Kode: Gamis Set Akad Sakinah Broken White
Gamis Hami Black

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 240.000
Tersedia / Gamis Hami Black
Rp 240.000
Stok: Tersedia
Kode: Gamis Hami Black
Gamis Yarasa Greyfill

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 2.450.000
Tersedia / Gamis yarasa
Rp 2.450.000
Stok: Tersedia
Kode: Gamis yarasa
SIDEBAR